PKB Donggala,
Oleh : Akhmad Syarief Kurniawan,
Kader Muda NU Lampung.
Hampir genap seribu hari (1000) tak terasa KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) meninggalkan kita, sejak 30 Desember 2009 silam. Dalam tradisi Nahdlatul Ulama (NU) dikenal istilah tradisi peringatan Haul (peringatan 1 tahun wafat seseorang), Haul akan terasa dahsyat gemanya jika yang meninggal itu seorang tokoh kharismatik, ulama’ besar, pendiri sebuah pesantren dan seterusnya, dan Gus Dur-lah salah satunya.
KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) adalah seorang Kiai, cendekiawan, aktivis, pemimpin humanis, tokoh demokrasi, tokoh lintas agama, pejuang hak-hak asasi dan pluralisme. Kita sebut dengan penuh penghormatan ”salah seorang putera terbaik”. Sepanjang hidupnya telah mencurahkan pikiran dan tenaganya untuk menegakkan harkat dan martabat setiap individu dan komunitas pada tempat yang setinggi-tingginya sebagai warganegara. Tidak ada perbedaan, tidak ada diskrimansi dan tidak ada eksploitasi.
Oleh : Akhmad Syarief Kurniawan,
Kader Muda NU Lampung.
Hampir genap seribu hari (1000) tak terasa KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) meninggalkan kita, sejak 30 Desember 2009 silam. Dalam tradisi Nahdlatul Ulama (NU) dikenal istilah tradisi peringatan Haul (peringatan 1 tahun wafat seseorang), Haul akan terasa dahsyat gemanya jika yang meninggal itu seorang tokoh kharismatik, ulama’ besar, pendiri sebuah pesantren dan seterusnya, dan Gus Dur-lah salah satunya.
KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) adalah seorang Kiai, cendekiawan, aktivis, pemimpin humanis, tokoh demokrasi, tokoh lintas agama, pejuang hak-hak asasi dan pluralisme. Kita sebut dengan penuh penghormatan ”salah seorang putera terbaik”. Sepanjang hidupnya telah mencurahkan pikiran dan tenaganya untuk menegakkan harkat dan martabat setiap individu dan komunitas pada tempat yang setinggi-tingginya sebagai warganegara. Tidak ada perbedaan, tidak ada diskrimansi dan tidak ada eksploitasi.